MATATELINGA, Perdagangan: Warga Perdagangan Kota Kecamatan Bandar Kabupaten Simalungun mengeluhkan pasir yang diangkut oleh truck yang melintasi jalan tersebut. Pasalnya truk itu berjatuhan di sepanjang jalan SM Raja sehingga menimbulkan debu.
[adx]
"Dan ini sangat berdampak bagi kesehatan," sebut Amin kepada Kru matatelinga.com rabu (20/11/2019).
Pemilik toko Lilis Foto ini yang rumahnya persis di depan jalan tersebut menceritakan warga tak pernah melarang keberadaan tangkahan pasir disini sebab pasir memang sangat dibutuhkan untuk proses pembangunan. Namun warga meminta agar oknum pengelolah tangkahan tersebut lebih memperhatikan Pengangkutannya.
"Dalam mengangkut pasir hendaknya harus kering jika basah pasti akan menetes dari tetesan tersebut akan menimbulkan pasir dan debu yang kami hirup setiap harinya," ujarnya.
Masih kata Amin beberapa tahun lalu sudah ada kesepakatan warga dan pengusaha yang melibatkan muspika untuk tidak mengangkut pasir basah setelah terjadi di Demo warga namun belakangan ini pengusaha sepertinya sudah melanggar kesepakatan itu.
[adx]
Menyikapi hal tersebut Camat Bandar Amon Carles Sitorus SSTP Msi.saat dikonfirmasi pihaknya akan segera menegur pengusaha tambang tersebut .
"Hendaknya pengusaha jangan hanya memikirkan keuntungannya saja tapi harus memperhatikan dampak lingkungan yang ditimbulkannya. Pengusaha juga harus memperhatikan truck truck pengangkut pasir jangan sampai ada yang berserakan dijalan saat membawanya. Dalam waktu dekat akan kita himbau mereka jika tetap melanggar kita akan buat teguran," sebut Amon.(mtc/sim)