Berita Sumut

1 Orang Dinyatakan Reaktif HIV Satpol PP Tapteng Tertibkan 4 Orang WRS di Pinangsori

rizky
Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Tapteng gencar melakukan razia tempat usaha berkedok prostitusi.
MATATELINGA. Pandan -Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Tapteng gencar melakukan razia tempat usaha berkedok prostitusi.Menindaklanjuti Instruksi Bupati Tapanuli Tengah Bakhtiar Ahmad Sibarani dalam rangka penertiban tempat usaha maksiat di seluruh wilayah Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), pada selasa (30/03/2021) dini hari.



Dalam operasi Razia tempat usaha berkedok prostitusi itu, Satpol PP Tapteng kembali berhasil menertibkan 4 (empat) orang Wanita Rawan Sosial (WRS) dari kafe/warung milik MP di Kecamatan Pinangsori. Hal ini disampaikan oleh Kepala Satpol PP Tapteng Jontriman Sitinjak, SH melalui Kabid Satpol PP Panuturi Simatupang, SE, saat dikonfirmasi di Kantor Satpol PP Tapteng, pada Rabu (07/04/2021).


Baca Juga:Wakil Wali Kota Medan Pimpin Rapat Pembahasan Ketersediaan dan Kestabilan Harga Bahan Pokok Di Kota Medan

"Sesuai dengan tugas dan fungsi kami sebagai penegak Peraturan Daerah (Perda) di Kabupaten Tapanuli Tengah ini, kami selalu rutin melakukan penertiban warung remang-remang dan juga warung tuak (lapo tuak_red) yang menyediakan atau mempekerjakan Wanita Rawan Sosial (WRS), sesuai dengan instruksi Bupati Tapanuli Tengah Bapak Bakhtiar Ahmad Sibarani," kata Kabid Satpol PP Tapteng Panuturi Simatupang, SE.


"Pada hari Selasa dini hari, 30 Maret 2021 yang lalu, kita berhasil menertibkan 4 (empat) orang WRS dari kafe/warung tuak (lapo tuak) milik inisial MP yang berlokasi di Kecamatan Pinangsori. Keempat orang yang ditertibkan itu berinisial LA (24 tahun) alamat Kecamatan Kolang, MM (38 tahun) alamat Rampah, DS (35 tahun) alamat Pinangsori, dan LAJ (27 tahun) alamat Pinangsori. Dari hasil pemeriksaan Dinas Kesehatan Kabupaten Tapanuli Tengah terhadap kesehatan keempat WRS tersebut, salah seorang diantaranya reaktif HIV yakni LAJ," ungkapnya.



"Terkait pemberitaan di Media Sosial yang menyatakan Satpol PP Tapteng ikut menertibkan dan memasukkan anak salah seorang WRS itu ke sel Rumah Singgah Dinas Sosial Tapteng, kami nyatakan bahwa hai itu tidak benar dan ini merupakan fitnah yang sengaja dituduhkan kepada kami. Yang kami tertibkan adalah ibu dari anak tersebut, yang tertangkap tangan sedang berada dalam cafe/warung tuak (lapo tuak) itu sebagai pelayan/pekerja. Namun, pihak yang diduga sebagai pemilik cafe/warung tuak itu dan juga pihak yang diduga sebagai keluarganya mengantarkan anak WRS itu ke Dinas Sosial Tapteng. Selanjutnya, si anak tersebut dipertemukan dengan ibunya yang telah ditertibkan itu," jelas Kabid Satpol PP Tapteng Panuturi Simatupang, SE.


Sementara itu, Kadis Kesehatan Tapteng Hj. Nursyam, SKM, M.Kes melalui Kasi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular, Fadriani Marbun, S.Farm mengatakan,


Penulis
: Mtc/Amrizal
Editor
: Rizky
Tag:MatatelingaOperasi raziaProstitusisatpol PPTaptengTerkinirazia tempat usaha berkedok prostitusi

Berita Terkait

Situs ini menggunakan cookies. Untuk meningkatkan pengalaman Anda saat mengunjungi situs ini mohon Anda setujui penggunaan cookies pada situs ini.