Berita Sumut

𝐾urang Dari 24 Jam Pelaku Pembunuhan Nenek 78 Tahun Tertangkap

Administrator
Matatelinga.com
Kedua di duga pelaku pembunuhan terhadap korban&am

MATATELINGA, Tebingtinggi: Salut terhadap Polres Tebingtinggi yang berhasil mengungkap dan menangkap pelaku pembunuhan dengan motif pencurian dengan kekerasan yang dialami oleh seorang nenenk berusia 78 tahun dalam tempo kurang dari 24 jam.



Dimana jumlah dari pelaku pembunuhan terhadap korban Hj.Siti Ramonah Siregar (78) warga JalanAsrama Lingkungan VI Kelurahan Persiakan Kecamatan Padang Hulu Kota Tebingtinggi sebanyak dua orang yang masih tetangga korban.

Kedua pelaku masing-masingDH alias Dendi (17), warga Jalan Asrama Bagelen Tebing Tinggi dan temannya MRA alias Apin (28), warga Jalan Asrama Bagelen Lingkungan VI Kelurahan Persiakan Kecamatan Padang Hulu Kota Tebinginggi.



Kapolres Tebingtinggi, AKBP.Kunto Wibisono melalui kasi Humas mapolres Tebingtinggi, AKP.Agus Arianto dalam siaran persnya, Senin (15/08/2022) membenarkan telah tertangkapnya di duga pelaku pembunuhan terhadap korban Hj.Siti Ramonah Siregar yang terjadi pada Minggu (14/08) kemarin.

Adapun kronologis penangkapan kedua pelaku berawal pada hari Minggu tanggal 14 Agustus 2022 sekira pukul 09.30 Wib ketika tim opsnal sat Reskrim mapolres Tebingtinggi menerima laporan bahwa telah terjadi pencurian emas di dalam rumah, dimana korban ditemukan dalam keadaan telah meninggal dunia.



Akan laporan tersebut Tim langsung bergerak menuju TKP dan melakukan cek TKP dan melakukann pemeriksaan terhadap saksi Adityam Mulawarman Saragih (18) tak lain cucu korban yang selama ini tinggal bersama dengan korban didalam rumah.


Dari hasil lidik, akhirnya pada Minggu malam (14/08/2022) sekira pukul 20.30 Wib Tim opsnal Sat Reskrim Mapolres Tebingtinggi yang di pimpin oleh Kanit Resum Ipda Dimas telah mengetahui identitas pelaku dan juga telah mengetahui keberadaan pelaku pencurian emas tersebut.


Ketika itu di ketahui salah seorang dari pelaku sedang berada di dalam sebuah warnet 88 yang terletak di Jalan Asrama Gang Madrasah.


Kemudian tim langsung bergerak dan berhasil menggamankan di duga pelaku DH alias Dendi, dari hasil penangkapan terhadap pelaku DH alias Dendi, tim pun kembali bergerak cepat melakukan pengembangan terhadap pelaku berikut yang berperan membantu menjualkan emas hasil kejahatan tersebut.


Diduga pelaku MRA alias Apim yang juga di ketahui keberadaannya.


Dimana Apin saat itu sedang berada di rumahnya Jalan Asrama Bagelen Gang Masjid Nurul Iman tepat nya di depan rumah pelaku Dendi.


Kemudian tim pun bergerak menuju lokasi tersebut dan langsung menggamankan pelaku Apin berikut barang bukti sepasang anting emas dan satu unit Sepeda Motor yang di gunakan pelaku Dendi dan Apin saat akan menjual emas tersebut.


Kini kedua pelaku beserta barang bukti telah di amankan di mapolres Tebingtinggi guna pemeriksaan dan pengembangan kasus.


“Dalam kasus ini kedua pelaku telah melanggar Pasal 338 Subs 365 ayat (3) KUHPidana Jonto Undang - Undang Nomor 11 Tahun 2012 tentang Sistem Peradilan anak dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun kurungan penjara,”jelas kasi humas mengakhirui.


Dalam kasus ini Polisi telah mengamankan barang bukti berupa 1potong bantal warna merah, 1 buah gunting warna hitam, 1 buah dompet warna hitam motif bunga, 1 buah baju daster warna hitam motif bunga, 1 potong celana panjang warna hitam, Uang tunai sebesar Rp. 1.100.000,-, 1pasang anting emas dan 1 bh HP SAMSUNG A01 warna biru.(bas)

Penulis
: Agus Sabono
Editor
: Amrizal

Situs ini menggunakan cookies. Untuk meningkatkan pengalaman Anda saat mengunjungi situs ini mohon Anda setujui penggunaan cookies pada situs ini.